Saturday, August 19, 2006

reuni



peristiwa reuni itu terjadi bersamaan. aku dan sahabatku setelah 10 tahun. dan ayah sahabatku dengan sohib seangkatannya tugas militer sekitar 40 tahun lalu!

reuni. perjumpaan kembali.
terjadinya bersamaan. apa yang dapat dikatakan tentang hal ini?

sahabatku datang ke kotaku bersama kerabatnya.
oleh Bapak (sebutan untuk ayahnya), dia diminta untuk mencari kontak Pak Soebeki, sohib lamanya yang bermukim di Makassar. mereka dulu berdinas di sini sekitar tahun 1950-an. waduh, aku sendiri belum lahir hari gitu yaa...

kami berkeliling kota mencari alamat Pak Beki.
untunglah, ketemu. kami disambut dengan keharuan. Bapak dan Ibu Beki tak henti-hentinya menangis. "rasanya terharu, ada teman lama yang masih ingat pada saya", kata pak Beki. lalu peristiwa masa lalu dikisahkan, bagaimana mereka berdinas di kesatuan yang sama dengan suka dukanya.

Pak Beki memuji keuletan dan kedisiplinan Pak Moegijo, ayah sahabatku. "bukan karena anaknya ada di sini saya katakan demikian, tapi karena memang dia itu begitu", tutur Pak Beki. dari percakapan siang itu, di antara teman-teman seangkatannya hanya mereka yang masih hidup. banyak yang sudah gugur, menghadap Sang Komandan Tertinggi. "dulu itu jadi tentara benar-benar lebih banyak dukanya, beda dengan sekarang, jabatan dan fasilitas tentara lebih enak. makanya saya tidak mau anak saya jadi tentara".

ya memang, dari 12 anak Pak Beki, tak satu pun yang jadi tentara. demikian juga dari ke-9 anak Pak Moegijo, tak ada yang jadi tentara. keduanya punya kesamaan, keluarga besar, mereka hidup sederhana. sangat bersahaja. namun bahagia.

"apa gunanya punya uang banyak, tapi stres, lalu bunuh diri... dibandingkan kami ini, harta kami ya itu: anak-anak dan cucu-cucu kami. mereka setiap minggu ngumpul di sini". sahabatku mengamininya. "harta yang paling berharga dan tak dapat dimakan ngengat adalah keluarga".

aku juga mengamininya.
karena kejadian hari itu begitu berkesan di hati.
reuni para sahabat.

dan bukankah sahabat lama itu ibarat anggur tua?
makin lama, semakin manis dan berharga.

No comments: