Wednesday, August 29, 2007

perkemahan pemuda lintas agama tingkat nasional

tarian Aceh dibawakan dengan rancaknya. tarian adat Papua, sang kepala suku membawakan perdamaian bagi dua pihak yang bertikai. pernah lihat Papua putih? ini dia Susanti dari Papua. penari Balinya kok laki sih? gak acik.

Saturday, August 25, 2007

sepotong kisah bernama mukjizat

ya, sepotong, atau sepenggal kejadian aneh dalam hidup kualami. dan luar biasa... semula kusangka tak dapat kulalui. tentu mustahil melewatinya. atau ahh... lupakan saja. apa itu? proses diklat prajabatan dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

kami angkatan XII diklat pada bulan lalu (angkatan terakhir untuk tahun ini). disekap selama dua minggu dan mengikuti jadwal kegiatan penuh pagi hingga malam: olahraga pagi (ugh... sudah berapa lama saya mengabaikan kegiatan ini?), sarapan bersama, mandi, nyuci baju, apel pagi, belajar hingga sore, mandi, makan malam, buat ringkasan, apel malam, tidur... demikian setiap hari. asli menjemukan!

untung saja ada beberapa teman yang dapat mencairkan suasana dengan guyonannya. ketawa menjadi katup pengaman kami sebelum jadi stres, apalagi menghadapi dua kali ujian. ada teman bernama Amiruddin, semula dia serius banget. setelah hari kedua, kelihatan aslinya: dia pandai meniru suara kyai kondang Zainuddin MZ, plus cerita-cerita lucunya.

ini gayanya. asli katro kan?


hari terakhir kegiatan, kami mengikuti rekreasi di pantai Tanjung Bayang. bakar ikan, berenang, dan apalagi kalo bukan ketawa... seketika hidup jadi terasa lebih ringan.



setelah selamat melewati diklat, kebetulan bertemu dengan teman diklat saat berjalan-jalan di sebuah mal. dia bercerita telah mengikuti tes kesehatan, meskipun ijasah diklat belum keluar.

saya segera mengurus surat untuk pemeriksaan kesehatan. dengan hati berdebar-debar plas... melewati satu per satu poli kesehatan: foto toraks, ambil urin dan darah, THT, interna, syaraf, mata, gigi, dan poli umum. akankah saya melewati pemeriksaan kesehatan ini dengan baik?

sepanjang perjalanan ke RS saya cuma berdoa Bapa Kami dan Salam Maria. "ke dalam perlindunganmu kami berlari, ya Bunda..."

setelah pemeriksaan selama dua hari, berkas-berkas hasilnya pun diberikan. kesimpulan: saya dinyatakan lulus.

sederhana dan sebiasa itu.
namun saya menganggap ini luar biasa. sungguh ruarrr biasa!

karena itu saya menuliskan kisah ini.
sesuatu yang tidak biasa telah terjadi dalam hidup saya. jikalau bukan karena kebaikan Tuhan, apa lagi yang dapat membuatnya jadi begini?

Friday, August 24, 2007

OOB experience

berita ini ada di wilayah abu-abu sains dan fiksi... justru itulah menariknya.

Scientists recreate out-of-body experiences (no drugs)

CHICAGO (AFP) - For centuries, people have claimed to have had out-of-body experiences but now scientists have recreated the sensation without using drugs in the first experiments of their kind, a study said Thursday.

As many as one in 10 people say they have experienced the sensation of being awake and seeing their own body from another location, according to the study published in the journal Science.

"Out-of-body experiences have fascinated mankind for millennia. Their existence has raised fundamental questions about the relationship between human consciousness and the body," said Henrik Ehrsson, a neuroscientist formerly of University College London, and now at the Karolinska Institute in Sweden.

Now neuroscientists have manipulated a group of perfectly healthy volunteers into thinking they had moved outside their bodies by distorting their perception of reality.

Using virtual reality goggles to mix up the sensory signals reaching the brain, they induced the volunteers into projecting their awareness into a virtual body. Participants confirmed they had experienced sitting behind their physical body and looking at it.

The illusion was so strong that the volunteers reacted with a palpable sense of fear when their virtual selves were threatened with physical force.

The findings suggest there may be a scientific explanation for these types of out-of-body experiences, which are often thought of as delusional or paranormal, and the scientists believe their research could have important applications.

"The invention of this illusion is important because it reveals the basic mechanism that produces the feeling of being inside the physical body," said Ehrsson.

"This represents a significant advance because the experience of one's own body as the center of awareness is a fundamental aspect of self-consciousness."

And inducing people to have out-of-body experiences could have wide-ranging uses, he believes.

"This is essentially a means of projecting yourself, a form of teleportation. If we can project people into a virtual character, so they feel and respond as if they were really in a virtual version of themselves, just imagine the implications.

"The experience of video games could reach a whole new level, but it could go much beyond that. For example, a surgeon could perform remote surgery, by controlling their virtual self from a different location."

But scientists still don't know exactly what causes such experiences which have often been associated with traumatic experiences such as car accidents and linked to compromised brain function in epileptics, drug addicts and stroke victims.

"Brain dysfunctions that interfere with interpreting sensory signals may be responsible for clinical cases of out-of-body experiences," said Ehrsson.

"Though, whether all out-of-body experiences arise from the same causes is still an open question."

Friday, August 17, 2007

indonesia saat ultah ke-62


pagi, 17 Agustus 2007, senjata TNI dibariskan di jalan sebelum upacara dimulai di halaman rumah jabatan gubernur.


senjata TNI AD dan AL berpadu: senapan dan pedang.


para perwira AL tampak gagah dengan seragam putihnya.


TNI AD dan senjatanya.


para siswa SLTP dan SMU disediakan panggung untuk menyanyikan aubade dan serenade.


para pejuang kemerdekaan bercengkerama sesaat sebelum upacara dimulai. mungkin mengenang nostalgia zaman pergerakan kemerdekaan dahulu.


RRI meliput acara ini dengan mobil pemancarnya. sekali di udara tetap di udara...


wartawan MakassarTV menyetel kamera sebelum beraksi.


barisan TNI, PNS sebelum memasuki lapangan upacara. siap graaakk...


tentara juga manusia. sebelum upacara penurunan bendera sore hari, seorang tentara memesan semangkuk bakso. mungkin lelah bertugas seharian.


barisan Paskibra siap menurunkan bendera dalam upacara penurunan bendera sore hari. mereka tampak gagah berbaris.


langit senja di hari kemerdekaan.

Monday, August 06, 2007

heboh Indonesia Raya


di mana-mana umbul-umbul dan bendera sudah dikibarkan. 17 Agustusan makin dekat. (pilkada juga, haaa...)

dan berita ini mendadak heboh.
lagu Indonesia Raya versi asli ditemukan. katanya hasil penemuan Roy Suryo sampai ke Belanda. banyak yang penasaran dan membayangkan bahwa barangkali lagu Indonesia Raya sekarang tidak sama versi aslinya (kayak Supersemar).
bukan itu ternyata. sungguh mengherankan bila ditelusur di internet, klip video lagu Indonesia Raya versi legkap ini sudah nangkring berbulan-bulan di YouTube.
partiturnya? sejak tahun 2005 dipasang di sebuah blog.
jadi nggak ngerti, trus Roy Suryo jauh-jauh ke Belanda untuk temukan apa?

mungkin kehebohannya saja yaaa...

selamat menjelang hari kemerdekaan!

INDONESIA RAYA
Written by: W.R. Supratman
(I)
Indonesia , tanah airku , tanah tumpah darahku
disanalah aku berdiri , jadi pandu ibuku
Indonesia , kebangsaanku , bangsa dan tanah airku
marilah kita berseru : Indonesia bersatu

hiduplah tanahku, hiduplah negriku
bangsaku, rakyatku, semuanya
bangunlah jiwanya, bangunlah badannya
untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya, merdeka merdeka
tanahku, negriku, yang kucinta
Indonesia Raya, merdeka merdeka
hiduplah Indonesia Raya

(II)
Indonesia tanah yang mulia, tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada, untuk s'lama lamanya
Indonesia tanah pusaka, p'saka kita semuanya
Marilah kita mendo'a, Indonesia bahagia

Suburlah tanahnya, suburlah jiwanya
Bangsanya, Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya, sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya

(III)
Indonesia tanah yang suci, tanah kita yang sakti
Di sanalah aku berdiri, 'njaga ibu sejati
Indonesia tanah berseri, tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji, Indonesia abadi

S'lamatlah rakyatnya, s'lamatlah putranya
Pulaunya, lautnya semuanya
Majulah negrinya, majulah pandunya
Untuk Indonesia Raya

tongkrongan baru berjudul "heroes"


sudah cukup lama saya tidak menghidupkan teve. malam ini pas nyalakan teve, ada tayangan menarik. semula kukira klip film bioskop, atau promosi film terbaru. gambarnya ciamik, kisahnya seru. mirip The X-Men. kisah kemampuan beberapa anak manusia di atas kenormalan.

ternyata film serial. judulnya "heroes".

syukur akhirnya aku dapat tongkrongan film bermutu di televisi setelah terakhir kali nonton serial "Commander in Chief".

Sunday, August 05, 2007

dancing with the wolves


haaa... ini dia berita menarik dan positif.
bagaimana menangkal terorisme bukan dengan senjata dan pasukan, melainkan dengan humor dan pertunjukan teater!

JIHAD THE MUSICAL: MENARI DAN BERNYANYI BERSAMA TERORIS

Pertunjukan teater satire buatan Amerika, Jihad The Musical, menghebohkan Inggris dan Skotlandia. Penampilan perdana musikal ini di Britania Raya berlangsung Rabu lalu. Para penciptanya menyatakan tidak bermaksud menghina siapa pun. Mereka hanya menggunakan humor, sebagai senjata, untuk memperolok-olokan kaum teroris. "Gagasannya adalah menertawakan orang yang mencoba mengancam kita". Laporan redaktur internet Arab Michel Hoebink.

Seorang petani muda Afghanistan, Sayid al-Boom, sebenarnya hanya ingin membudidaya bunga, untuk menyenangkan kakak perempuannya, yang suka memerintah. Namun, godaan seorang gadis cantik berkerudung membuat petani muda ini jatuh cinta. Tanpa disadarinya, ia terlibat ekspor candu. Dan selanjutnya jatuh ke dalam jaringan kelompok teror internasional, yang melancarkan berbagai serangan di dunia Barat.
Demikian kira-kira alur cerita teater musikal, Jihad The Musical, yang pertunjukan perdananya berlangsung Rabu lalu, pada Festival Fringe, di Edinburgh.

Salah satu puncak musikal tersebut adalah paduan suara wanita yang juga menari-nari. Mengenakan burka warna jambon dan membawa senapan mesin, mereka menyanyikan lagu "I only see your eyes" (atau, hanya kulihat matamu) dan "I wanna be like Osama" (atau, aku ingin seperti Osama). Lagu terakhir ini dinyanyikan oleh pemeran utama, Sorab Wadia, dan sejak beberapa waktu lalu sangat populer di You Tube.

Sorab Wadia: " Aku ingin seperti Osama Aku ingin membom, agar terkenal di seluruh dunia. Aku tahu orang akan membenciku. Tapi, demi Tuhan, mereka tak akan bisa mengabaikanku lagi. Seperti ketika CIA menilai, aku ini orang yang tidak ada harganya".

Namun, tidak semua orang suka tarian dan nyanyian teroris. Bahkan menjelang pembukaan, pada suatu situs web petisi milik pemerintah Inggris, tertera himbauan pada Perdana Menteri Gordon Brown untuk mengutuk "acara potret teroris tak bermutu itu". Menurut para pengecam, setelah serangan di London dan Glasgow, pertunjukan musikal seperti itu terlalu mencolok dan bisa melukai perasaan, terutama para
korbannya.

Para penggubah Jihad The Musical, tim terdiri dari tujuh orang dengan asal etnik beragam, mungkin tidak terlalu berkeberatan terhadap kampanye penolakan. Kampanye seperti itu tentu saja menimbulkan publisitas. Namun mereka menekankan musikal ini tidak bermaksud membuat kejutan, atau menggerakkan media. "Kami tidak bermaksud
melukai perasaan orang atau menghina siapa pun juga", jamin sang produsen, James Lawler. "Ini hanya sekedar musikal kocak, tentang sembarang petani candu Afghanistan, yang terseret masuk jaringan, karena jatuh cinta pada orang yang keliru".

Menurut penulis cerita, Zoe Samuel, para pengeritik terlalu cepat mengecam. Seharusnya mereka menonton dulu pertunjukan tersebut. Tentu saja ia sadar, bahwa cerita ini menyangkut masalah yang sangat peka. Namun, bukankah membuat guyonan pada saat-saat sulit merupakan tradisi Inggris yang sudah berusia lama? "Gagasannya adalah menertawakan orang yang mencoba mengancam kita".

Musikal tersebut bukan hanya memperolok-olokan teroris. Media internasional juga menjadi sasaran. Seorang jurnalis wanita yang tidak bisa dipercaya, Foxy Redstate, berhasil menemui pemeran utama Sayid al-Boom, lalu menipunya, agar ia bisa membuat tayangan eksklusif.
Tayangan ini akan membuatnya menjadi seorang wartawan terkemuka, sesuatu yang sangat didambakannya. Ketika Sayid yang malang ini akan dihajar beramai-ramai oleh para anggota kelompok jihad dan media internasional yang haus sensasi, ia diselamatkan oleh sang kakak perempuan. Dulu, untuk sang kakak ini, ia senang menanam bunga.

Di negara-negara Arab, misalnya Mesir, sudah beberapa tahun terakhir ini humor dipakai sebagai alat untuk melawan Islam ekstrim. Ternyata hal ini merupakan obat mujarab untuk menghadapi kelompok teroris yang sangat serius dan sepenuhnya tanpa humor. Lambang bagi strategi yang dibiayai oleh pemerintah Mesir ini adalah pelawak Adel Imam. Pada awal tahun 1990an ia bermain gemilang pada film-film kocak: Terorisme dan Kebab, serta Teroris. Namun, karena itu pula, selama bertahun-tahun ini Adel Imam perlu mendapat pengawalan khusus, untuk melindunginya dari lawan-lawan yang sama sekali tidak suka humor. (sumber: Radio Nederland, 04 Agustus 2007)

Saturday, July 07, 2007

persahabatan


"persahabatan itu seperti tangan dan mata
saat tangan terluka, mata menangis
saat mata menangis, tangan menghapusnya
selamat hari persahabatan sedunia"


demikian bunyi pesan singkat yang saya terima beberapa hari lalu, dan masih membuatku berpikir-pikir hingga saat ini kedalaman makna ungkapan tersebut.

be my friend!!

Sunday, July 01, 2007

Global Positioning System


saya nemu fasilitas GPS internet ini dari sebuah blog teman.

GPS (Global Positioning System) atau sistem penentu posisi global adalah sistem navigasi radio seluruh dunia yang terbentuk karena tersambungnya 24 satelit dan stasiun bumi. Sebuah sistem yang utamanya untuk menentukan lokasi pengguna alat yang berbasis satelit pada saat itu juga. Meskipun sebenarnya GPS dirancang hanya untuk kepentingan militer, kini alat tersebut juga dipakai di laut, layanan-layanan penentu lokasi dan petunjuk navigasi.

GPS kita kenal juga sehari-hari jika memakai Taxi, saat pencarian pesawat hilang maupun korban kapal tenggelam. GPS bekerja selama 24 jam penuh, dalam cuaca apapun, cerah maupun hujan. Cara kerja sistem GPS menunjukkan GPS sebagai sistem yang hebat. Satelit GPS mengelilingi bumi sehari dua kali pada orbit yang tepat dan mengirimkan informasi sinyal ke bumi. Penerima GPS dapat menangkap informasi tersebut dan dengan metode segitiga menenentukan lokasi penggunanya dengan tepat.

Nah, jika anda tertarik mencoba, ada salah satu situs yang menyediakan layanan penentu lokasi ini secara gratis. Tinggal memasukkan nomer telepon seseorang yang sedang ingin diketahui posisinya. Ini karena telepon tersebut tersambung dengan satelit dan stasiun bumi.

Selengkapnya ikuti petunjuk di bawah ini:
1. Klik ke http://www.sat-gps-locate.com/
2. Tentukan select country
2. Masukkan nomer HP dengan tepat ( misalnya 081 pada kolom pertama dan angka berikutnya pada kolom kedua)
3. Tunggu satu menit, satelit sedang melacak di mana posisi pemegang HP
4. Setelah finished, akan diketahui kondisi orang yang kita cari.

Mudah sekali dan selamat mencoba.

Thursday, June 21, 2007

ranting 7

terhanyut ia ke lautan
"laut adalah mimpiku", bisiknya
gelombang mengalun
ia naik dan turun

jangan hentikan angin
menimbusnya jauh
hingga serupa noktah
pada tepi samudera

ranting
dari dahanku
tidakkah engkau
ingin pulang?

Wednesday, June 20, 2007

ranting 6

seekor ulat pada ranting adalah kehidupan para peri yang menjelma laksana kupu-kupu. apakah daun-daunmu cukup untuk bekal tidurmu dalam kepompong? ia telah berbungkus keabadian. diam, tak bergerak. mati semati-matinya.

cahaya fajar merobek kantung kematian. seekor peri dengan sayapnya yang masih lemah. dikibas sekali dua kali dan tiga kali.... ke kiri ke kanan, dan ke atas...
terbang, terbanglah jauh tinggi ke surga.

di sana setiap mimpi menjelma untukmu.

Tuesday, June 19, 2007

perjalanan ke perut bumi

seharian ini kami mengadakan acara di daerah Maros, sekitar 35 km dari Makassar. di sana kami disambut dengan tarian 'ganrang bulo' yang dimainkan oleh anak-anak. semangat kepahlawanan diperlihatkan dalam sajak yang dibacakan seorang anak memakai bahasa daerah setempat.

tempat ini indah sekali, sekelilingnya berdiri bukit-bukit batu dengan tanaman hijau. jadi terigat pada gambaran masa kecil saya. waktu itu setiap akhir siaran TVRI, diputar klip lagu: "di mana sawah luas menghijau, di mana pipit bernyanyi merdu... itu tanahku, tumpah darahku..." sambil diperlihatkan keindahan alam indonesia. sawah, hutan laut, rumah-rumah di desa. kesan indah itu masih tertinggal hingga sekarang.

selesai acara penanaman pohon dan hiburan bersama penduduk setempat (nyanyi, penyerahan bantuan), kami menuju ke Taman Nasional Bantimurung. satu hal yang kusesalkan: saya tidak membawa kamera dan pakaian ganti untuk berenang. padahal pemandangan di Bantimurung begitu indah, dengan air terjunnya yang amat menggoda. dan noraknya, saya pakai kemeja dan sepatu kerja (ada teman dengan teganya berkomentar: orang kota tapi ndeso... hahaha)

kami menaiki tangga di sisi air terjun dan berjalan menyusuri tepi sungai yang dipenuhi pepohonan serupa hutan hingga kami tiba di sebuah danau.
tempat ini pernah kukunjungi sewaktu masih kecil dulu, sekitar tahun 1980-an. kisah pusaran air yang kerap menelan korban masih tergambar jelas di benakku. sehingga pada danau yang kelihatan indah ini selalu musti diingatkan agar tidak seorang pun berenang, namun tetap saja korban pusaran air tercatat setiap tahun di tempat ini. konon tanah pasir di dasar danau sangat rapuh. tatkala dipijak oleh seseorang yang berenang di atasnya, maka ia akan longsor dan menyeret korban dalam suatu pusaran air... wuiih, serem sekali.

di tepi danau ada sebuah gua bukit karang. namanya Gua Jodoh. katanya orang-orang datang ke sana untuk memohon jodoh. dari luar, gua ini terlihat sangat gelap. butuh penerang berupa senter atau lampu petromaks. beramai-ramai kami menyewa lampu petromaks dan berjalan memasuki perut bumi.

pembawa petromaks sekaligus berfungsi sebagai pemandu. dia bercerita tentang dinding-dinding karang ada yang mirip kera, gajah. ya, tonjolan-tonjolan karang yang basah membuat aneka bentuk tampak di sana. bila mendongak ke atas, rasanya lebih eksotis lagi. ada celah dan cekungan. ada stalagtit yang selalu meneteskan air.

kami tiba sebuah celah, yang disebut oleh pemandu tempat untuk memohon jodoh. seseorang harus memanjat ke atas celah dan mengikatkan seutas tali sambil mengucapkan permohonan... tak ada dari rombongan kami yang mau melakukannya. gak tahu kenapa. hahaha... pada dinding banyak coret-coretan nama. mungkin pasangan itu mau mengabadikan nama di sini. tapi yang jelas telah merusak tampilan gua ini.

kami terus berjalan dan tiba pada sebuah lorong rendah dan ada sungai kecil. kepala harus ditundukkan rendah supaya tidak terbentur pada karang. lumayan sakit soalnya. aku sempat satu kali terbentur, untung gak terlalu keras. di seberang sana, ada tempat yang pernah dijadikan tempat bertapa para raja dahulu kala. ruangannya luas, ada tempat untuk bersila beberapa orang. namun ada juga tempat bersila yang hanya muat satu orang di pojokan dinding karang.

perjalanan dalam perut bumi kami selesai sampai di sini.
kami kembali ke tempat semula di tepi danau yang berbahaya tadi. kata pemandu, ada jalan kecil di samping danau menuju ke hutan. bila telah melewati hutan, maka akan ketemu sebuah danau yang lebih besar lagi. katanya turis-turis bule lebih suka berenang di sana.

kami menyusuri kembali jalan ke tempat air terjun sambil mengobrol.
celana panjang, rompi dan sepatu yang dikenakan tampak jelas penuh noda lumpur... tapi pengalaman berada dalam perut bumi tadi begitu berkesan. semoga kali berikut ada kesempatan lagi jadi "jejak petualang". tapi jangan pakai sepatu kantor dan kemeja kerja, ya.

Friday, June 15, 2007

ranting 5

apabila satu ranting ditambah satu ranting, apakah menjadi dua ranting? tanyamu padaku suatu hari. tidak selalu begitu, jawabku padamu senja itu.

lihatlah ranting memiliki tangkai-tangkai dan cabang.

ia tidak persis satu.

dan tidak bisa dijumlahkan cuma menjadi dua.

menyangkali para korban


ada kecenderungan aneh dalam sejarah kita: menyangkali para korban. ini topik hangat diskusi kami hari ini, sehubungan dengan berita konferensi Holocaust yang dipromotori Gus Dur di Jimbaran, Bali.

ada pembantah Holocaust, seperti presiden Iran Ahmedinejad. buku Holocaust Revisionist pernah saya lihat versi bahasa Indonesianya di TB Gramedia. sempat bergidik waktu sekilas membacanya. bukan karena kisah horor, tapi argumentasi bantahan dalam buku yang mengatakan bahwa holocaust itu cuma isapan jempol kaum zionis. tak ada jumlah korban 6 juta orang Yahudi yang dibunuh. kalaupun ada korban, mereka mati di kamp akibat wabah sampar. kisah holocaust dikarang hanya untuk simpati bagi zionis.

lalu bagaimana dengan kamp konsentrasi Dachau, Auschwitz dan kamp-kamp lain yang tersebar di daratan Eropa? apakah mau dikatakan itu hanya tempat bermain anak-anak? ya nonton saja film Roberto Benigni: La vita e bella. di film itu kegetiran hidup kamp konsentrasi dijadikan seolah tempat rekreasi oleh sang ayah bagi anak kesayangannya.

catatan harian Anne Frank? semata fiksi belaka?
dan Schindler's List atau Daftar yang dibuat Oskar Schindler?

belum lama berselang, pada peringatan Kerusuhan Mei, sebuah stasiun tv menayangkan wawancara dengan Ester Jusuf, seorang relawan yang menangani para korban. turut hadir seorang pria (seorang pengacara kalo nggak salah). perut saya benar-benar dibuat mulas dan mau muntah, sewaktu si pengacara mengeluarkan argumentasi membantah habis keberadaan korban pemerkosaan...
tak ada korban pemerkosaan saat kerusuhan Mei di Jakarta, katanya. mana orangnya? kenapa nggak mau bersaksi? itu kan hanya cerita-cerita orang saja.

kurang lebih sebangun dengan peristiwa di atas dengan mengatakan: tak ada peristiwa pembantaian massal oleh Nazi. mana orangnya? kenapa nggak mau bersaksi?

demikian juga dengan peristiwa pembantaian massal mereka yang dicap PKI, maupun golongan yang berseberangan.

gejala apa semua ini? para korban dibungkam selamanya dan disangkal keberadaannya.
dan selalu kita tiba pada kenyataan ini: kita tidak akan pernah bisa maju bila tidak dapat berdamai dengan masa lalu: mengungkapkan kebenaran dan rekonsiliasi.

Thursday, June 14, 2007

ranting 4

sebutir benih dalam saku bisa jadi apa? tanyamu. bisa jadi tiada. ya, malam itu kita menanamnya di halaman belakang rumah. dan pagi hari benih itu tiada. sebatang pohon jagung tumbuh dengan tarian kita mengelilinginya. lalu datanglah serigala merampasnya. bahkan sampai akar-akarnya, tempat kehidupan berawal

engkau menangis tersedu. butir-butir jagung seumpama menetes dari matamu. sebelum kusadari telah kubuat garis dengan ranting di tanah

mari kita buat garis

ranting kupatahkan untukmu

kubuat garis berlekuk-lekuk
kaubuat garis melingkar

garis kita bertabrakan tepat di sini
dalam hatiku