Saturday, July 04, 2009

Prudential Benar-benar Mengecewakan dan Merugikan Nasabah

Saya pemegang polis Prudential no. 27167849. Pada April 2009 saya menjalani operasi polip saluran pernapasan dan rawat inap di RS Stella Maris Makassar selama 5 hari. Kemudian saya mengajukan klaim ke Prudential. Proses klaim Prudential benar-benar tidak profesional. Dari sinilah muncul masalah yang baru saya sadari amat fatal.
Setelah memproses klaim saya selama sebulan, Jumat sore (5/6) saya menerima Surat Keputusan Klaim melalui e-mail yang menyatakan Prudential menolak klaim saya.
Pernyataan di SK Klaim tsb al.:
"Keterangan, pernyataan atau pemberitahuan yang disampaikan kepada kami ternyata keliru atau tidak benar atau ternyata terdapat penyembunyian keadaan yang diketahui oleh Anda ..., maka: (i) dan (ii) Polis dan seluruh pertanggungan berdasarkan polis dengan sendirinya batal serta harus dianggap tidak berlaku dan, dalam hal demikian, Anda harus bertanggung jawab atas segala risiko, kerugian dan biaya (selain Biaya Asuransi) yang timbul sebagai akibat penerbitan polis ..."
Singkat kata, saya telah danggap berbohong/menyembunyikan kebenaran pada awal polis sehingga polis saya dianggap gugur. Pada awal pembuatan polis saya telah memberitahukan keadaan sesungguhnya bahwa saya pernah Operasi Sinusitis kepada YS, agen Prudential dari Surabaya.
Awal mula saya jadi nasabah Prudential pada tahun 2007, YS datang ke Makassar dan menginap di rumah teman saya. Teman itu memberitahu bahwa YS ke Makassar untuk mencari nasabah baru Prudential demi mengejar target omzet penjualan dan meminta saya menjadi nasabah Prudential. Saya katakan bahwa saya sudah punya asuransi komersil (AIG) dan Askes.
Terus terang saya merasa terpaksa mengambil Polis Prudential hanya demi pertimbangan pertemanan. Saya didesak mengambil polis dengan premi Rp1juta/bulan. Saya akhirnya setuju mengambil dengan premi Rp750ribu/bulan. YS mengisi semua kelengkapan formulir pendaftaran saya. Saya menceritakan riwayat kesehatan, termasuk pernah rawat inap di RS tahun 2003 untuk operasi Sinusitis. YS mengatakan bahwa hal itu tidak masalah. Dia membanding-bandingkan dan mengatakan asuransi Prudential punya kelebihan yakni memberikan biaya Operasi, selain biaya rawat inap di RS.
Saya juga tanyakan apakah perlu diadakan check up laboratorium? YS bilang: tidak perlu karena pertanggungan kecil dan bila diminta oleh pihak Prudential baru diadakan check up. Sewaktu saya memberikan keterangan ini ada saksinya.
Setelah mendaftarkan diri saya, saya diminta memberikan referensi kenalan saya kepada YS. Salah satu anggota keluarga saya juga turut menjadi nasabah Prudential, dan sekarang saya menyesalinya. Setelah YS kembali ke Surabaya, beberapa saat kemudian teman saya dan anggota keluarganya berhenti dari Prudential. Istrinya bercerita bahwa dia kecewa pada YS yang tidak bertanggung jawab dalam hubungan relasi usaha sehingga dia menutup semua polis Prudential keluarganya.
Saya merasa dijebak. Namun polis saya sudah berjalan beberapa bulan.
Saya telah menyampaikan ketidakpuasan saya kepada CSO Prudential melalui e-mail, termasuk melampirkan salinan polis asuransi lain (AIG no. 20543489) yang lebih dulu saya buat sebelum Prudential, sejak 12 April 2005, di mana di situ jelas tercantum riwayat saya pernah menjalani operasi Sinusitis. Lalu mengapa YS sampai tidak mencantumkan hal serupa di polis Prudential?
YS dalam percakapan telepon menyesali tindakan saya mengajukan klaim saya ke Prudential tanpa sepengetahuannya. Dia berkata bahwa dia dapat diminta datang ke Makassar untuk meminta dokter membuat Surat Keterangan Dokter sedemikian rupa sehingga klaim saya dapat dicairkan Prudential. Saya bertanya-tanya hingga kini, bisakah Surat Keterangan Dokter direkayasa YS untuk itu?
Saat saya mengurus Surat Keterangan Dokter, dokter THT yang menangani operasi saya dengan yakin mengatakan bahwa Polip Saluran Pernapasan saya tidak ada hubungannya dengan Operasi Sinusitis sebelumnya.
Saya menemukan kesalahan fatal dalam SK Klaim Prudential disebutkan: "Polis Bapak mulai diberlakukan pada tanggal 27 November 2008". Sementara di buku Polis saya, tertulis: "Tanggal mulai berlakunya Polis: 27 September 2007". Penulisan data yang tidak akurat menunjukkan ketidaktelitian yang amat fatal!
Dengan tetap menolak klaim saya, saya menganggap Prudential membenarkan cara-cara curang YS agennya dalam membuat polis nasabah secara tidak lengkap demi mengejar target, sekaligus bertindak sepihak (tidak komunikatif) dengan mengabaikan informasi nasabah maupun saksi.
Karena itulah sejak 1 Juli 2009 saya menyatakan berhenti sebagai nasabah Prudential. Sangat riskan memercayakan risiko kehidupan saya kepada lembaga asuransi yang tidak dapat dipercaya. Untuk itu saya harus menanggung kerugian dan hanya menerima pengembalian uang Rp 3.750.000,- dari jumlah Rp 15.750.000 seluruh premi yang telah saya bayar. Klaim rawat inap dan operasi saya tidak cair, ditambah kerugian premi. Duh, pelajaran yang sangat mahal dan berharga ini semoga tidak menimpa orang lain.
Mantan nasabah Prudential polis no. 27167849

96 comments:

timothy said...

waduh ton, ati2 kena UU ITE nih!
ahahahahaha but that's why gue selalu menolak tawaran2 serupa dari temen2 gue... ;p

Andika said...

mas toni, makasih banget share-nya, saya lagi cari2 info tentang cara berhenti dari prudential, n di google saya nemuin blog mas toni. btw, gimana cara ngurus pengunduran dirinya?? makasih banget infonya. karena saya juga ngerasa cuma buang2 uang percuma, lebih baik uang premi saya tabung aja semua. Masalah sakit atau meninggal, semua itu sudah direncanakan Tuhan, kita harus siap setiap saat, tapi bukan dengan membuang2 uang ga jelas gini.

Toni said...

dear Andika,
untuk berhenti dari Prudential gampang kok. bisa dengan mendatangi kantor agent Prudential, atau website Prudential (menghubungi customer care lewat e-mail), dan mengisi formulir pernyataan pengunduran diri dan penghentian pendebetan rekening (bila premi dibayar dengan debet otomatis). cuma itu, musti siap2 menanggung rugi atas premi yang telah dibayar. memang secara pribadi saya menganggap asuransi ini benar2 payah soal urusan customer care dan layanan klaim. bayangin, hingga saat ini kejelasan proses klaim saya masih digantung dengan janji "sementara diproses", padahal sudah hampir setahun!!

kasrun said...

Thanks atas infonya, soalnya gue lagi cari info mengenai investasi yang aman buat hari tua and asuransi yang klaimnya gk ribet

Toni said...

Mas Kasrun, ada yang menyarankan sebaiknya investasi dipisahkan dari asuransi. untuk investasi dapat menggunakan reksadana. cara yang termudah adalah lewat online banking Commonwealth bank (tentu dengan memiliki akun rek. Commonwealth bank). sementara asuransi mengambil yang asuransi murni tanpa unitlink. tapi, tentu saja masing-masing dengan risikonya sendiri.

wina said...

ternyata cuma seperti itu cara tutup polisnya pak andika?.. karena ketika saya tanya sama agent saya sepertinya sangat ribet dan harus mengembalikan semua polis yang ada di saya yang whic is itu sudah hilang, saya jua mau tutup nih, rugi emang, oh ya pak, apakah uang bapak yang 3 juta sekian itu dikembalikan ke rekening atau bagai mana?

Toni said...

Mbak Wina, agent Anda tentu lebih cepat mengurus pembukaan polis, dibandingkan menutup polis Anda. :) cuma syaratnya, buku polis memang harus dikembalikan. setelah proses penutupan (di kantor pusatnya di Jakarta), duit sisa ditransfer ke rekening yang disebutkan dalam form penutupan polis. semoga urusan penutupan polis mbak Wina dapat berjalan lancar.
satu lagi pesan: waspadalah dengan jebakan asuransi unit link.

Senior Unit Mangger said...

setelah saya membaca keterangan bapak toni diatas..saya berkesimpulan : bapak toni dan PT prudential tidak salah. yang salah besar dalam hal ini adalah Agen bapak tersebut, karena agen bapak tersebut mungkin tidak memberikan data yg akurat pada prudential di saat closing atau membuat SPAJ, karena agen takut jika permohonan SPAJ itu di TOLAK oleh Prudential, karena bapak toninya pernah melakukan operasi pada tahun 2005.
Seharusnya agen harus memasukan data yang asli atau apa adanya.
Maaf..bukan saya berpihak tapi ini kesalahan pada Oknum prudential..

Toni said...

kesalahan Prudential menurut saya adalah: tidak berbuat apa-apa terhadap agen tsb (setelah pengaduan saya), dengan kata lain Prudential membiarkan (membenarkan?) cara-cara kotor agen semacam itu.
sungguh amat menyedihkan, perusahaan sebesar Prudential dicoreng/disandera oleh agen-agen rakus seperti itu.

fhgfhfg said...

Thx mas Toni atas infonya.

fabio said...

pak saya mau tanya cara berhenti dari prudential gimana?saya uda 4 bulan ikut..baru 2 bulan yg aktif membayar tagihannya..skrg saya mau berhenti dari prudential.kata agen saya saya uda berhnti otomatis?apa saya perlu form surrender dari agent saya??

Toni said...

sebaiknya berhenti/surrender secara resmi, Fabio. caranya dengan mengurus langsung ke kantor resmi agen Prudential, mengisi form dan mengembalikan buku polis. kemudian mintalah tanda terima resmi. permohonan tsb akan diproses dan hasilnya diberitahu melalui surat resmi dari perusahaan ini.
bila memakai cara agen, kuatir bahwa tidak diproses dan Anda masih terikat kewajiban di masa mendatang.

Miftah Da Silva said...

Kebetulan mampir di blog ini.
Saya lagi cari-cari data di google tentang Prudential, waktu mengetik keyword "kelemahan prudential" kok suggest-nya malah Kelebihan Prudential.

Intinya saya ingin lebih jeli dan teliti dalam hal ansuransi. Ingin cari kekurangan/kelemahannya.

Karena belum lama ini ada agen Prudential Syariah menawarkan bla..bli..blu.. dengan iming menggiur. Bosan jadinya.Jengah.Enegk...

andhika praja said...

sya jg ingin berhenti n menutup nah cara kalo berhenti tu alasannya apa ya bang?mohon infox bang n neng sekalian makasih sblmnya

Toni said...

Andhika, Anda dapat berhenti kapan saja dan menutup akun polis. dengan tidak membayar premi maka polis Anda akan lapse dan tidak berlaku lagi.
namun Anda musti memperhitungkan untung-ruginya terlebih dulu.
kerugiannya jelas: Anda tidak dilindungi lagi dan duit yang Anda setor selama ini tidak dikembalikan penuh (unitlinked).
untuk menutup polis, sebaiknya ke kantor agen asuransi tsb dan mengisi formulir surrender.
seharusnya menutup polis dapat dilakukan semudah ketika Anda membuka polis, bukan?

Eunike Lights said...

Pak Toni,
Saya baru mau diajak ikut asuransi Prudential tapi mau tau info terutama komplen masyarakat dan ternyata banyak yg bermasalah.
Berapa waktu lalu saya didatangi seorang agen dan awalnya sih dia bilang mau survey. Oke survey. Saya dikasi info macem2 terutama keuntungan2 yg menggiurkan. Besoknya dia dtg lg sambil bawa semacam ilustrasi diri saya. Dia menerangkan lagi macem2 dan akhirnya dia minta ijin tanya data dan riwayat kesehatan saya. Ditanya pernah sakit a,b,c,d,e... saya bilang tidak pernah krn memang benar. Terakhir dia minta saya tanda tangan di bawah keterangan2 tsb, saya tanda tangan, dua kali secara dia bilang mau survey kan. Saya pikir mungkin ini utk laporan dan bukti bahwa dia sudah mensurvey seseorang. Tanda tangan ketiga kali dan seterusnya saya baru sadar kalo itu ternyata formulir pengajuan yg sudah saya tanda tangani semua. Uh!!! Saya tanya, "mba ini formulir ya?" Dia bilang, "iya". Hah! Saya gak dikasi tau kalo saya menandatangani sebuah formulir pengajuan! Setelah itu saya minta formulir tsb utk saya simpan sampai saya siap utk ikut Purdential, tapi gak dikasi. Trus saya bilang, "loh mba tapi saya udah tanda tangan. Tanda tangan itu adalah approval sign saya" Lalu dia bilang, "gak papa mba, gak akan diajukan kalo belom ada uang yg hrs dibayarkan (utk premi pertama)". Oke saya diem.
Jujur saya merasa "dipermainkan" kalo caranya begini. Tanpa diberi tau tiba2 saya ternyata menandatangani sebuah formulir! Yg sebelumnya dia cuma bilang mau survey. Saya kan ga bilang kalo saya mau ikut!
Yg mau saya tanyakan, apakah formulir saya aman dan tidak akan disalah gunakan krn sudah tertera tanda tangan saya. FYI, saya belum memberi copy KTP ataupun pas foto. Ini menggelitik benak saya, takut ada klaim fiktif atau tindak kejahatan lain.
Mohon pencerahannya...

Toni said...

dear Eunike,
ada baiknya Anda melaporkan agen tsb (nama dan no. agen) ke kantor Prudential pusat untuk mencegah penyalahgunaan data yang telah Anda tandatangani.
kita berharap Prudential pusat merespon keluhan Anda dengan baik.
semoga di masa mendatang, Anda tidak mudah terbujuk rayuan agen semacam ini.

Jual Barang Unix said...

mas toni saya juga mau tutup polis,saya premi sebesar 350 ribu dan 100 ribu untuk tabunganya ,apakah yang 100rbu perbulan itu akan di kembalikan pihak prudential?saya belum satu tahun bergabung,baru sekitar 7 bulan

Jual Barang Unix said...

deaR mas toni saya juga ingin berhenti,saya sudah ikut 7 bulan ,dari 35oribu/bulan yang tertabung 100 ribu ,apa yang 100 ribu itu bisa kembali ya pak ?

Toni said...

sayang sekali bahwa dana tabungan (investasi) yang dimasukkan pada tahun pertama itu setahu saya dipakai perusahaan untuk menutupi biaya-biaya administrasi, sehingga istilah kasarnya nasabah berutang pada perusahaan asuransi pada tahun pertama, dan belum terbentuk nilai investasi. untuk mengetahui jumlah pasti, silakan menghubungi pihak agen atau kantor tsb secara resmi.
Anda terlebih dulu harus meyakinkan diri tujuan Anda menutup polis tsb.

Reny Bastian said...

Dear mas Toni.. terus terang saya amat kecewa atas claim sy yg pd awal transaksi di RS kartu prudential sy bisa digunakan. Untuk operasi amandel anak sy. Tetapi pd akhir sy selesai operasi pihak RS menyatakan operasi anak sy tidak di cover dgn alasan blum 12 bln.yg sy pertanyakn knpa tidak dr awal jika kartu sy tidak bisa digunakn sebelum 12bln. Jika dr awal diberitahu sy bs menggunakn Askes. Dn agen meyakinkan jika saya harus tenang semua akan di cover .. kenyataanny.....? Jd siapa yg harus bertanggung jwab atas smua ini....

Toni said...

dear Bu Reny,
saya turut prihatin mendengarkan pengalaman buruk Ibu menggunakan kartu prudential (PruHS - PruHospital and Surgery?).
apakah Ibu sudah membaca syarat dan ketentuan pada kartu/polis yang menyertainya (atau menghubungi Prudential pusat di Jakarta)? mohon dibaca baik-baik, dan sekiranya di sana tidak dinyatakan ketentuan bahwa polis/kartu harus berusia 12 bulan, Ibu tentu dapat mengajukan komplain resmi ke Prudential, dan bila mereka mengabaikan, sampaikan melalui media (surat pembaca) agar hal ini dapat diketahui publik.
seringkali ha-hal tersembunyi seperti ini digunakan perusahaan asuransi sebagai jebakan batman, atas ketidaktahuan nasabah.
semoga lebih berhati-hati menggunakan jasa asuransi ke depannya. salam hangat.

Hikmah Boradori said...

ass mas,,
kmren aku ditawari produk prudensial..
ada sedikit yg janggal mengenai agen yg nawarin produk prudensial..
bisa minta alamat emailnya, biar lbh gambang sa ngomongnya..
thank before mas..

Toni said...

Kejanggalan apakah itu?
Silakan mengontak saya di antonius73@yahoo.com
Salam.

gallery.usaha said...

arti batal unit di polis prudent apa ya mas toni? n kalau gak di bayar otomatis nutup gak? trims

Toni said...

batal polis artinya perusahaan tidak mau membayar klaim nasabah dengan alasan misalnya pre-existing condition.
kalau premi tidak dibayar oleh nasabah, tergantung apakah nilai investasi yang terbentuk (unitlink) cukup untuk menutupi biaya polis dan administrasi (termasuk fee agent), bila tidak mencukupi maka polis tsb lapse, sehingga bila terjadi klaim maka perusahaan dapat menolaknya.
so, be careful.

Oyie ibah said...

dari pembicaraan yang di blog anda, apa bisa dipertanggung jawabkan.???
masalahnya jujur saya malah punya rencana jadi agen PRUDENTIAL.. tapi melihat dari komentar di blog anda, malah memberatkan nasabah.. dengan kata lain pekerjaan ini merugikan orang lain..
tolong secepatnya di beri masukan...

Toni said...

pernyataan saya di blog ini berdasarkan pengalaman pribadi saya. banyak komentar sinis dari para agen asuransi mengecam apa yang saya utarakan, tapi inilah pengalaman saya dengan perusahaan yang bermotto: "always listening, always understanding".
jika Anda berniat menjadi agen, saran saya: jadilah agen yang jujur, mengedukasi nasabah, mendengarkan dan memahami kebutuhan nasabah.
bukan sebaliknya justru mengeksploitasi ketidaktahuan nasabah demi mengejar keuntungan duit semata.

Shopping Home said...

saya mw tanya mas,saya baru daftar menjadi pemegang asuransi prudential,bru 1bulan saya ikt gabung dan uang yg sya byrkn baru masuk 350.000
Wkt pendaftaran keanggotaan,uang it sya brikan kpd agen saya.
Stlah sya mendngr isu miring prudential,jd saya mw menutup asuransi saya.
Bgaimana jika saya tdk melakukn penutpan scra resmi apkh rekening saya akan di debet olh phk prudential?sya wkt mendaftar menggunakn rek Bri.

Toni said...

jika Anda berniat menutup polis tsb, sebaiknya dilakukan secara resmi: datang ke kantor Pru dan mengisi aplikasi penutupan polis, mengembalikan buku polis dan menerima surat tanda terima berkas penutupan polis.
dengan demikian seharusnya rekening Anda tidak lagi didebet secara otomatis setiap bulan. bila tidak, Anda musti waspada bahwa agen tsb bisa jadi tidak memproses penutupan polis Anda.

Felover13 Blogs said...

Dear mas tony, saya juga nasabah prudential sdh hmpr 2 thn dngn jmlh setoran per bulan 500 rbu. Akhir2 ini saya mulai mengalami kesulitan keuangan. Apabila saya menutup polis saya apakah uang yg akan dkembalikan sesuai yg saya setor slma 2 thn ini atau malah tdk dikembalikan speser pun?

Devin Yonas said...

mas toni, emg bener kalo mau batal ikut agency pruden dikenakan biaya 350rb? mohon infonya , thx

Toni said...

@Felover: bila Anda berhenti setelah 2 tahun polis Prulink (unitlink), tentu uang dikembalikan tidak sebanyak jumlah yang telah Anda setorkan. karena di Prudential, pada tahun pertama justru nasabah yang berutang pada perusahaan, artinya semua dana yang disetor digunakan untuk biaya akuisisi (100%) sementara porsi investasi 0%. tahun kedua biaya akuisisi 60% dan porsi investasi 40%. porsi invstasi ini yang akan Anda terima sesuai NAB hari itu dan dipotong lagi biaya2 administrasi.

Toni said...

@Devin: maaf saya tidak mengerti maksud pertanyaan Anda. apakah yang Anda tanyakan itu biaya penutupan polis Rp 350.000? sebaiknya Anda pergi ke kantor Pru di kota Anda dan menanyakan langsung biaya-biaya yang dikenakan.

Rachmatch Pxdia said...

makasih om toni kemaren saya juga hampir tertarik ikut prudential

marisa wibowo said...

Pak aq pernah claim, skrg mau cuti premi ktnya ga bisa krn pernh claim kecelakaan dan pernah lapse. bbbrp wktt lalu sy dimnta medical check up dngn biayas sndiri. ko mrk mnta medical check up?ktny tkt terjadi sesuatu krn akiat kcelakaan dan mngkin ad hubunganny dgn lapse saya.lohh kan mereka pny record kcelakaan sya? aneh

evi mega said...

siang mas Toni, saya juga pernah punya pengalaman dari Prudential untuk proses surrender ( tutup Polis ) sangat ribet & dikenakan biaya administrasi lagi, bingung juga sebenarnya,
harusnya asuransi sebagai alat nasabah untuk melindungi & mengalihkan semua resiko yang ada yah dan bukan sebaliknya

Toni said...

untuk proses tutup polis (surrender) ikuti saja prosedurnya, dan jangan pernah berharap mendapat keuntungan. namun satu hal yang perlu disyukuri setelah itu: Ibu telah terbebas dari jerat unitlink yang membingungkan.
selanjutnya, sebaiknya pisahkan asuransi murni (jiwa, kesehatan), dengan investasi (reksadana, saham, emas, properti, dll). memang asuransi sejatinya untuk melindungi (risiko), bukan untuk investasi.

Suhar Yanto said...

Yth Bapak toni, saya sedang belajar mengenal asuransi dan baru satu bulan lalu saya bergabung menjadi agen di commonwealth life dengn produk yang saya jual unitlink untuk proteksi,pendidikan,pensiun,income protection,warisan.

semoga saja commonwealth life bisa menjadi perusahaan asuransi yang terbaik.

Artikel bapak memberi inspirasi saya bahwa seorang agen memang harus jujur dan transparan dan tidak memaksa dengan alasan apapun.

yanti safutry said...

mas Toni mohon bantuan penjelasan utk sy cara brhenti. Sy jg brada di asuransi ini, mulai pegang polis dari tahun 2009 sy mmbayar hingga pertengahan 2012, itu trbayar otomatis melalui rek bank yg sy t4ti. Sy ikut yg 350.000/blnnya. Sy dulu mndftr masuk di jayapuran skrg sy di sulawesi selatan, apakah sy bisa brhenti scra resmi tanpa balik ke jaapura. Setaun ini sy tdk mmbayar lg krn sdh tdk kerja sprti sblomnya. Apakah uang sy bisa kmbali mas ? Trima kasih banyak sebelumnya.

Toni said...

untuk kepastian proses surrender Bu Yanti, sebaiknya mengontak langsung kantor pusat Pru lewat telepon ataupun e-mail.

saya yakin, bila Pru perusahaan profesional dan bonafide, tentu proses surrender Ibu dapat diproses secara baik dan lancar, dan Ibu dapat mengfetahui berapa dana yang dikembalikan ke rekening Ibu.

tapi mustinya Ibu Yanti paham sejak awal, bahwa premi yang disetor pada tahun pertama di Pru tidak membentuk nilai investasi, alias nasabah justru berutang pada perusahaan.

semoga lancar dan sukses, Bu.

z hutauruk said...

malam pak toni
saya baru bergabung dengan prudential
2 bulan yang lalu, saya merasa ingn berhenti menjadi nasabah Prudential ini, karena setelah apa yang saya dengar dari agen saya yang meberitakan sejuta keuntungan seperti hanya dengan 10 Thn uang saya akan dilipat gandakan berkisar 82 jt Rp,
jadi saya merasa tertipu setelah saya membaca semua buku panduan dan aplikasi dana saya, sementara saya sudah menyetorkan tagihan saya Via ATM pribadi saya, yang menjadi pertanyaan saya, apakah tabungan pribadi (atm) saya aman setelah saya keluar dan alasan apa kira2 yang tepat untuk keluar dari Prudential ini, dan apa ada sanksi dengan keluarnya saya sebagai nasabah prudential ini
terima kasih
regards

Toni said...

Premi 2 bulan tentu hangus, namun Anda tentu tidak ingin hidup dalam iming-iming ilustrasi, bukan?
Alasan surrender tentu terserah nasabah, bila nasabah memang sdh tidak mau melanjutkan polis ataupun pembayaran.
Silakan mengontak langsung kantor pusat Pru lewat telepon ataupun e-mail utk proses surrender/tutup polis.

Dwi Jatmiko said...

mas tony.. dalam kesempatan ini mohon edukasinya tentang apa yang dimaksud dengan unitlink dan apakah iming2 pengembalian dana setelah sepuluh taun itu benar2 dapat direalisasikan?
apakah rekan2 sudah ada yang pernah cair dana 84 juta setelah 10 tahun ikut asuransi prudential?

(saya juga ikut yang perbulan 350rb, sejak juni 2010)
terimakasih

Toni said...

Mas Dwi Jatmiko, unitlink adalah produk hasil perkawinan asuransi (perlindungan) dan investasi.

pertumbuhan investasi Anda dapat diketahui dengan memeriksa NAB (nilai aktiva bersih) dari jumlah unit yang Anda miliki setiap hari.

perlu Anda pahami bahwa realisasi yang akan terjadi tidak semudah yang Anda baca pada ilustrasi, karena pada ilustarasi yang diperlihatkan pada Anda "mengandaikan" tingkat pertumbuhan ekonomi yang normal dan laju. bagaimana bila pertumbuhan ekonomi negatif (seperti sekarang ini pasca kenaikan BBM)? tentu imbal hasil berbanding terbalik dari ilustrasi, malahan modal Anda dapat hilang atau malah defisit (Anda justru berutang pada Pru).
selain itu, pencairan dana pada saat Anda redeem (misalkan 10 tahun) tidaklah transparan, dipotong untuk segala macam biaya-biaya apa saja, sehingga Anda musti menerima sisa bersihnya dengan ikhlas.

jadi, jumlah 84 juta itu adalah ilustrasi belaka.

saran saya, bila ingin berinvestasi, carilah instrumen investasi yang tepat sesuai dengan profil risiko Anda: deposito, surat berharga, reksadana, saham, logam mulia, dll yang penghitungannya transparan.
dan sebaiknya tidak mudah tergiur iming-iming ilustrasi.

untuk lebih mendalami mengenai unitlink, silakan membaca di:
http://euzoia.wordpress.com/2011/01/20/prulink-prudential-indonesia/

NISSAN product said...

Malam pak'toni...
Wuaduhhhh... merinding saya baca semua penjelasan dr bapa & share dr tmn2 yg lain. Sy nasabah prudential syariah sejak maret 2012, dgn premi 1juta/bln. Pembayaran secara debet lgsg ke rekening saya.
Jujur awalnya sy ikut karena alasan utama untuk proteksi diri sekaligus investasi. Krna dijanjikan nilai investasi yg tinggi setelah 10 thn menjadi nasabah plus bonus proteksi diri.
Banyak sekali sy menemukan komplain di mass media dan blog utk asuransi prudential. Saat ini sy benar2 bingung... Memutuskan berhenti sayang dengan dana yg sudah didebet. Melanjutkan,,,, 'ngeri' dengan kemungkinan saya tdk mendapatkan hak sy yg dijanjikan pd awal sy diajak bergabung.. Boleh sy meminta saran pak'toni??
Trmksh.. -Ubay, di JakSel

Rahmat Hidayat said...

Dear mas toni ... saya mau tanya apakah menjadi anggota asuransi bisa melalui telepon,soalnya baru-baru ini saya di telepon dengan jebakan di iming" d beri uang tanpa biaya dan setelah d tanyai punya penyakit a.b.c.d ujungnya saya harus bayar biaya asuransi perbulan,mohon masukanya .

Toni said...

keputusan membuka atau menutup polis adalah sepenuhnya hak nasabah dengan segala risikonya.

saran saya, jangan sekali-kali membuka polis hanya berdasarkan telepon ataupun informasi yang tidak lengkap. biasanya marketing asuransi tsb bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit, dan dengan persetujuan via telepon nasabah, dapat mendebet kartu kredit nasabah.

masalah terbesar adalah ketika klaim diajukan, nasabah selalu berada di posisi lemah (ketidaktahuan atas klausul yang terdapat dalam polis).

maka bila ada yang menawarkan polis melalui telepon, minta padanya untuk mengirimkan dokumen tentang polis tsb melalui e-mail untuk dipelajari terlebih dulu.
bila tidak bisa, tutup saja teleponnya. putuskan pembicaraan. jangan mau masuk dalam jebakan batman.

Fame Azzahra said...

pak toni, suami saya ikt prudential sudah 1th, kalo ttp polis kira2 berapa persen uang akn kembali?

Toni said...

di Prudential, pada tahun pertama nasabah justru berutang pada perusahaan, artinya semua dana yang disetor nasabah digunakan Pru untuk biaya akuisisi (100%), sementara porsi investasi 0%. jadi bila Ibu menutup polis tsb, tidak akan mendapat apa-apa karena belum terbentuk nilai investasi.
keputusan membuka/menutup polis, sepenuhnya ada di tangan Anda.

yong said...

mas toni , saya kemaren d datengin agen , kebetulan dy tetangga saya, trus saya d jhelasi dikit" bnget , trus saya msh bnyk pertanyaan yg ada di dalam pikiran saya. soalnya kan masih ragu, .. saya d tawarin masuk jadi agen nya. umur saya msh 18 tahun ( lgi ngggu ospek) trus saya tnya ini tny itu , dy malah bilang , gampang la , yg pnting masuk aja dlu, saya ga masukin kamu susah tapi enak katanya. memang klo jd agen harus jadi nasabah juga ya?

Toni said...

dear Yong,
bila Anda ragu, sebaiknya jangan mengambil keputusan sebelum dipertimbangkan masak-masak.
untuk menjadi agen, Anda harus tahu persis apa hak dan kewajiban (target yang harus dipenuhi) seorang agen.
upaya yang dilakukan agen tsb sudah mirip dengan MLM, demi mengejar double target. :p

lastri anindya said...

dear mas toni..
saya baru saja diajak teman dekat ikut jadi nasabah prudent, teman saya itu sudah jadi agen..
awalnya saya diajak investasi, tentu saya tertarik, setelah ngobrol2 lewat bbm ternyata investasi itu malah berbentuk asuransi di prudent..
pas tau kalo investasi nya itu ternyata asuransi, awalnya saya tidak tertarik sama sekali dengan asuransi apapun, tapi karena itu teman dekat saya, suka tidak suka saya mendengarkan keuntungan dan manfaat menjadi nasabah, saya di ilustrasikan dgn premi 350 per bulan dengan masa tunggu 10thn..
dan dari ilustrasi tersebut saya sudah ngerasa ga enak kalo menolak, jadi saya memutuskan ikut dan langsung membayar 350perbulan, karna dari penjelasan yg saya terima dari teman saya itu ga akan rugi kalo kita menutup polis, uang dikembalikan 100% asalkan masa tunggu minimal 2thn..
sekarang saya mulai ragu setelah membaca blog mas toni dan komentar teman2 semua..
apakah itu benar setelah 2 thn menutup polis uang benar2 dikembalikan 100% ??
tolong tanggapannya mas..
terima kasih

Toni said...

dear Lastri,
Anda telah masuk dalam jebakan agen asuransi yang memanfaatkan ketidaktahuan Anda membuat polis dengan iming-iming investasi.
sekali lagi, harap dibedakan fungsi Asuransi (perlindungan) dengan Investasi. untuk tujuan investasi, sebaiknya Anda menggunakan reksadana, saham, emas, properti, surat berharga, dll.
semoga dengan peristiwa ini, Anda dapat memetik pelajaran bagaimana menghadapi iming-iming "ilustrasi" agen asuransi di kemudian hari.

Dedy Isfanari said...

Dear mas tony,
Saya baru saja mengetahui bahwa polis pendidikan anak saya di prudential telah batal/lapse, ini artinya apa ya? Apakah bisa di recover lagi nilai nya sepeeti semula atau sy kehilangan semua investasi yg telah sy bayarkan? Sy sudah jalan 1 thn dengan asuransi ini.. Harap pencerahan nya.. Thanks..

Toni said...

bila dinyatakan batal/lapse, berarti Anda tidak berhak mendapatkan perlindungan sebagaimana disebutkan di dalam buku polis.

sebaiknya Anda membaca secara seksama klausul yang terdapat di buku polis, bagaimana kondisi sehingga polis dinyatakan batal/lapse (umumnya disebabkan keterlambatan nasabah membayar premi yang sudah jatuh tempo), apa dampaknya bagi simpanan yang sudah berjalan dan kemungkinan recovery.

garuda best said...

Astagfirullah,,,,sy bc postingan pak toni bkin sy lumayan kaget,krna sy sdh setahun ini d kejar2 sm agen pruden**** d tawarin jd nasabah.sy sendiri sdh jd nasabah asuransi bumiput*** sdh sktr 10th,sm agen prudent sy d giring utk pindah,artinya sy tutup asuransi yg lama trus jd nasabah pru,,,,ntah kenapa smpai saat ini sy merasa asuransi yg sdh lm sy ikuti lbh nyaman,dan ada keraguan dg pru*******,,,dg bc postingan bpak ini sy sgt berterimakasih,sy jd lbh mantap utk MENOLAK dg tegas asuransi PRU*******!!!!!!!!!!!!

wawan setiawan said...

salam semua, saya agent prudential yogyakarta di kantor keagenan saya para agent yang melakukan cara2 curang dalam mencari nasabah atau merugikan nasabah dalam pembuatan ilustrasi pasti di terminate /pecat tidak peduli tingkat kedudukannya walaupun sudah agency manager. karena tidak hanya merugikan nasabah tetapi juga merugikan perusahaan. saran saya
1. berhati-hatilah memilih agent asuransi apapun perusahaannya karena pada dasarnya semua perusahaan asuransi pasti menawarkan yang terbaik bagi nasabah tapi tidak sedikit agent asuransi yg menggunakan kecurangan demi kepentingannya sendiri.
2. bacalah dengan teliti dan seksama ilustrasi yang ditawarkan sebelum menandatanganinya karena disitu sebenarnya sudah banyak dijelaskan tentang beberapa hal penting baik manfaat yang diperoleh, pengecualian dan ilustrasi nilai tunai.
3. jangan ragu untuk menanyakan apapun yang menurut anda janggal.
mungkin sedikit info dari saya bisa membantu terima kasih

beboyz said...

Pernyataan pak toni bener2 membantu membuka pikiran saya. Saya baru2 ini join sbagai agent prudent, pdhl saya sudah pernah dikecewakan.
Contohnya ayah saya yg sudah menjadi nasabah prudent polisnya mengalami lapse krn pembayaran sistim manual dan tak dikirmkan laporan atas keterlambatan pembayaran. Lalu hangus bgitu saja.
kasus ke 2 sepupu saya operasi cesar melahirkan dan ditemukan miyom saat ber tanya pd agennya agen mengatakan hal tersebut tak dicover, jadi sepupu saya tak mencoba untuk klaim krn percaya pd agen yg notabene saudara juga. Bgt 2 bln berselang iseng2 spupu saya bertanya ke agen lain, dan bahkan agen lain itu mati2an membantu proses yg akhirnya dana operasi miyom oun kluar sbesar 13jt. (Dri sini saya simpulkan terkadang agen lah yg brengsek, tpi kalo bertemu dgn agen yg tepat saya rasa smua asuransi ad untuk kebaikan)

dari 2 kejadian diatas jg saya putusin jadi agen pru. Why?? Krn saya butuh pengetahuan lebih ttg produknya krn smua kluarga inti saya sudah masuk sbg nasabah pru oleh agen yg di pengalaman ke 2 diatas. Saya tak mau sampai saya dibodohi, shingga masuk jadi agen pru untuk mempelajarinya. Dan kalo disanggupi saya mau jadi agen yg siap membantu kluarga dekat aaya dan tmn saya saat mrk bertanya meski mrk bukan nasabah saya. Krn agen yg membantu klaim operasi miom sepupu saya sudah menjadi inspirasi saya.

Pesan saya liat dlu agen yg menawarkan asuransi. Jgn krn dia saudara atau tmn kita jadi nasabah dia dgn mudahnya, krn pd saat terjadi kesialan blum tentu mrk siap membantu. Hal ini berlaku untuk smua agen asuransi tdk hanya pru saja. Krn yg brengsek terkadang bkn asuransinya tpi oknum2nya

Agus Zebua said...

mat malam pak Tony..mau tanya ne..gimana seh caranya mengetahui via webs online jumlah premi frudensial yg tlah kita bayarkan..trims

ayu ispratiwi said...

halo mas toni .
saya bru kemaren tgl 30 oktober 2013 lalu mengumpulkan data / formulir asuransi prudential karna emang terpaksa .
kalo misal ya saya mau berhenti dari sekarang bisa ga ya mas toni sebelum merka menyedot uang saya.?? hari ini saya sudah 2X mengisi formulir asuransi prudential, tpi dari mereka blm merespon ..
tolong kasih tau cara lengkap ya untuk berhenti dari asuransi prudential tapi saya blm ada nomer polis ya.?? pleasee...

Toni said...

dear mbak Ayu,

untuk kasus emergency begini sebaiknya langsung melapor ke kantor pusatnya:
PT Prudential Life Assurance
Prudential Tower
Jl. Jend. Sudirman kav. 79
Jakarta 12910
INDONESIA

Telp: (62-21) 2995-8888
Faks: (62-21) 2995-8800
Customer Line: 500085
http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/
customer.idn@prudential.co.id

sampaikan pengaduan Anda dan niat Anda menutup polis tsb, sebelum polis diterbitkan dan masa tenggang habis.

perlu Anda ketahui bahwa ketika polis terbit, ada masa tenggang diberikan kepada nasabah (tidak lama) untuk memutuskan lanjut/tidak dengan polis tsb.

kuatirnya bahwa agen Anda sengaja menyimpan polis tsb dan ketika masa tenggang telah terlampaui, Anda menerima polis tsb dan tidak bisa lagi membatalkannya (iuran premi sudah berlaku).

wisnu siganteng yang sukses said...

mas toni saya baru 4 bulan bayar premi, tadi kata mas toni kalo belum lebih satu tahun kita malah yang berhutang, apakah jika saya tutup sebelum 1 tahun saya harus membayar biaya lagi? dan saya punya hutang ke prudent, saya mohon jawaban nya mas toni thank's sebelumnya

Toni said...

mas Wisnu,

itu artinya, bila polis (unitlink) ditutup dalam 1 tahun pertama, maka belum ada pertumbuhan nilai investasi (unitlink). nasabah tidak akan menerima apa-apa dari duit premi yang disetornya. semua dana yang disetor nasabah digunakan untuk biaya akuisisi (100%), sementara porsi investasi 0%.
bila Anda berhenti/lapse, berarti Anda tak perlu membayar apa-apa lagi, bukan?

Sulaeman . said...

tutup aja, sebelum terlambat. ^_^

siti muflihah said...

Pak tony saya dari kaltim ikut prudntial krn ajkn tmn dari jkt.sdh 1 thn ikut dan 2 bln lalu telat pmyaran krn dana direk saya trnsfer ke rek lain.tpi bln kmrin dipotong double (autodebet).tpi bln ini saya dpt pmberthuan premi batal.kok bs bgtu y pak pdhal pmbyrn auto debet.dan bisakah klo ngurusnya dikantor pru cabang dkaltim saja ya

Toni said...

dear mbak Siti Muflihah,

seharusnya dapat diurus di kantor Pru setempat, atau menghubungi:
PT Prudential Life Assurance
Prudential Tower
Jl. Jend. Sudirman kav. 79
Jakarta 12910
INDONESIA

Telp: (62-21) 2995-8888
Faks: (62-21) 2995-8800
Customer Line: 500085
http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/
customer.idn@prudential.co.id

bang yon said...

Stelah saya baca tulisan anda, saya jd ragu ttg prudential,krn kbtulan saya br dftar dan mulai bulan ini saya bayar premi,mnurut bapak apakah saya prlu mlnjutkan atau tdk krn sprtinya lbh bnyak sulit drpda mudahnya dlm proses klaim? Apakah smua nasabah mngalami hal sprti itu?

Toni said...

dear Bang Yon,
keputusan sepenuhnya di tangan Anda dengan segala pertimbangan yang ada serta tujuan Anda membuka polis asuransi.

elyvia eka desyliana said...

bang toni saya calon agent niiii, 2x ngikut trainning gk cocok ama misinya yang katanya Always Listening. Always Understanding.

Toni said...

dear Elyvia,

always be careful too. :)

DIDIN SYAMSUDIN said...

slmt siang pa toni...klau saya ingin membatalkan polis saya gmn caranya...saya baru terima polis 4 hari...dan setelah saya pelajari ada hal2 yang tidak disampaikan oleh agen dan saya berniat batal..terimakasih

Toni said...

untuk kasus emergency begini sebaiknya langsung melapor ke kantor pusatnya:
PT Prudential Life Assurance
Prudential Tower
Jl. Jend. Sudirman kav. 79
Jakarta 12910
INDONESIA

Telp: (62-21) 2995-8888
Faks: (62-21) 2995-8800
Customer Line: 500085
http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/
customer.idn@prudential.co.id

sampaikan pengaduan Anda dan niat Anda menutup polis tsb, sebelum masa tenggang habis.

endah arizona said...

Pak Tony klo saya bayar 14 bulan, gak.balik donk uang saya, setelah sy baca postingan bpk saya yakin ingin berhenti,skr agen sy tdk bs dihubungi..

Toni said...

dear Endah,

silakan langsung menghubungi ke kantor pusatnya:
PT Prudential Life Assurance
Prudential Tower
Jl. Jend. Sudirman kav. 79
Jakarta 12910
INDONESIA

Telp: (62-21) 2995-8888
Faks: (62-21) 2995-8800
Customer Line: 500085
http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/
customer.idn@prudential.co.id

breast pump said...

makasih mas tony, baca postingan ini jd mulai paham antara asuransi murni dgn investasi. sy gabung asuransi prudent dr juli 2013, awal niatnya antara kebutuhan dan terpaksa krn agennya teman sndri. sejak desember sy belum bayar lagi premi smp januari dan status polis lapsed. sy mau mengalihkan dana tsb utk investasi yg sy mengerti dan jelas, bukan dengan iming2 10 th lg terima 78jt bersih. polis ini mau sy tutup tapi dgn status lapsed apa harus sy bayar dl yg 2 bln belum byr (des-jan) smp status polis inforce lg? mohon jawabanny mas toni, sy butuhkn. -trims-

Toni said...

perlu Anda ketahui bahwa dalam 1 tahun pertama, (unitlink Anda) belum terbentuk nilai investasi, sehingga bila Anda tutup, tidak akan menerima apa-apa (bacalah buku polis lengkap).
lapsed artinya polis tidak aktif dan tidak melindungi Anda bila terjadi apa-apa. bedakan dengan (nilai) investasi, bila ini tujuan Anda membuka polis (unitlink).

Lain Dunia said...

Pagi mas toni yg baik hati, saya termasuk orang yg terkena jebakan batman nih, saya terima sms pernyataan bahwa polis saya sudah disetujui dan harus bayar premi bulanan yg di debet langsung dari kartu kredit saya, saya ikut asuransi ini via telemarketing yg terus2an merayu saya utk ikutan, karna lg ga konsen akhirnya saya menyetujui utk ikut. Yg ingin saya tanyakan, bisakah saya membatalkan keikutsertaan asuransi, sebelum polis itu saya terima? Karna polis nya belom dikirim ke alamat saya, namun nomer polis nya sudah dikirim via sms.

Toni said...

karena Anda ditawari melalui telepon, sebaiknya Anda langsung menghubungi kantor pusat asuransi tsb untuk membatalkannya karena setahu saya ada masa tenggang bagi nasabah asuransi membatalkan polis (tapi waktunya tidak lama), atau sampaikan kepada vendor kartu kredit Anda untuk membatalkan tagihan asuransi tsb di kartu kredit Anda.
salam.

Toni said...

pesan dari nethafrisce@*****.com Feb 20 at 5:45 PM

Selamat Sore, Bapa Toni.
Perkenalkan nama saya Netha, asal dari kalimantan selatan. Sebelumnya saya sudah bertandang ke blog bapa mengenai prudential cuma saya belum sempat memberikan komentar pribadi.

Jadi begini pa, menurut pengamatan saya secara sekilas Prudential mungkin dikategorikan sebagai Insurance Company terunggul seperti yang dilontarkan salah satu agen berlisensi khusus, Dhana Prudential. FYI, saya membaca di web ini :

m.forum.detik.com/pengalaman-buruk-dengan-asuransi-prudential-t277529p2.html

Tapi saya selami benar-benar selama survey 1 tahun ini di kabupaten saya, 10 orang yang memakai pruden produk rata-rata mengeluhkan akan claim tidak sesuai. Bahkan sampai bolak-balik mengurus ke Jakarta pun tidak ada respon yang bagus dari pihak Prudential.

Saya heran, bisa-bisanya seorang agen berlisensi khusus menjawab kalau klien tidak jeli produk. Hallo agen, orang-orang yang ikut produk di prudential adalah orang-orang yang memiliki jabatan tinggi di oil company dan tipically super kritis. Masa bisa kecele? Kan non sense.

Akhirnya saya mengurungkan niat untuk mengikuti polis di company tersebut, Diperkuat dengan pernyataan bapak Toni yang notabene adalah klien dari Prudential. Saya percaya bapa bukan orang yang mengada-ada untuk menjatuhkan orang lain ataupun sekedar berceloteh ria mengingat bapa kecewa atas layanan mereka.

Terakhir jika bapak termasuk klien di asuransi AIA , apakah AIA Insurance memiliki prospek yang bagus untuk tunjangan pendidikan, kesehatan dan jiwa? Karena saya tertarik dengan AIA.

Sebelumnya terima kasih banyak atas perhatian bapak.

Toni said...

dear Netha,

terimakasih atas tanggapanmu pada tulisan di blog ini.

maaf, saat ini saya bukan lagi nasabah asuransi Pru maupun AIA. untuk tujuan pendidikan, kesehatan dan jiwa, sebaiknya Anda melakukan penelitian terhadap beberapa produk asuransi.

saya sendiri untuk tujuan investasi, saya lebih memilih instrumen keuangan: saham, reksadana, emas, properti, surat berharga, dll
sementara untuk tujuan perlindungan jiwa, saya memilih asuransi jiwa murni (produk ini preminya tentu berbeda daripada unitlink)
untuk kesehatan? bukankah sudah ada BPJS Kesehatan yang disediakan pemerintah? www.bpjs-kesehatan.go.id asuransi kesehatan ini terbuka untuk semua usia, mengabaikan riwayat kesehatan dan meng-cover hampir semua jenis masalah kesehatan.

Toni said...

pesan dari Nana Sanjaya, Yogya:
Selamat siang, permisi ikutan comment. Rasanya penjelasan pak toni diatas ada yg salah, mengenai dana unitlink di tahun pertama belum terbentuk nilai investasi.
Yang sebenarnya adalah SUDAH terbentuk nilai investasi, TERGANTUNG dari komposisi premi yg dibayarkan oleh nasabah. Ada istilahnya Premi Berkala dan PruSaver.
Nah yg diambil perusahaan 100% di tahun pertama adalah Premi Berkala nya saja, sedangkan PruSaver langsung masuk menjadi investasi.
Pemotongan tsb semakin menurun dan di tahun ke 6, Premi Total (Premi berkala + Prusaver) tsb sudah masuk ke investasi nasabah SEMUA.

Unknown said...

Aduhh jadi bingung... aq dah 1 kali bYar trs uang tanda jadi 500.000 jadi klr 1 jt... trs ini kbetulan anaku sakit.. kira2 bs claim ga ya mas toni..

martantax said...

Menarik sekali artikel Mas Toni dan semua komentarnya. Memang yang namanya asuransi itu adalah menanggung biaya incase kita mengalami musibah. kalau tidak ada musibah ya berarti kita buang uang untuk bayar premi

Toni said...

saya juga bingung, Anda mengambil produk asuransi tsb untuk apa?? :)

Toni said...

@martantax: asuransi sejatinya untuk perlindungan terhadap risiko musibah (sakit, mati, dll) yang dapat terjadi kapan saja.

Rum Efi Fitriani said...

Mas toni mohon bantuannya.
sejak tahun 2006 saya mengikuti asuransi prudential dengan prei tiap bulan 500 ribu (7 tahun 5 bulan). Akhir-akhir ini banyak sekali info miring yang saya dengar mengenai asuransi pru termasuk di media. Terkait info-info tersebut saya berkeinginan untuk menarik semua uang saya. Jujur saya merasa tidak nyaman dengan asuransi ini. Besok rencana saya akan ke thamrin jakarta untuk menarik semua uang saya. Yang ingin saya tanyakan:
1. apakah uang bisa cair 100% ??
2. apa yang akan saya katakan untuk memberikan alasan penarikan uang?
Mohon dibalas.

Toni said...

Dear Rum Efi Fitriani,

untuk surrender polis asuransi, Anda tidak perlu menyiapkan alasan yang amat bagus, cukup misalnya dengan mengatakan sedang butuh uang untuk keperluan mendesak ataupun hal lain.

namun sebelum itu, Anda perlu memahami fungsi asuransi sebagai perlindungan dan tujuan awal Anda membuka polis asuransi.

mengenai jumlah yang akan Anda terima, terus terang hanya pihak asuransi yang tahu hitung-hitungannya dan Anda akan menerima dalam bentuk transferan ke rekening bank Anda.

rujid oytesarp said...

mohon pendapatnya pak Toni
saya Rujid Prasetyo pemegang polis sejak september 2011 dan sekarang polis saya dalam keadaan collapse seajak setahun terakhir masret 2013 sampai sekarang. apakah hal tersebut akan mengurangi dana saya selain dana iuran di tahun pertama yg tidak dapat ditarik nasabah

saya berniat untuk menutup polis saya dengan alasan kurang pahamnya dengan hal perhitungan antara asuransi dan investasi dan saya belum pernah merasakan manfaatnya ikut asuransi prudential ini, saya takut iming2 yg ditawarkan oleh agen saya ( yg sekarang tidak dapat dihubungi )tidak sesuai harapan saya.

Toni said...

dear Rujid,

saya menganjurkan Anda untuk langsung menghubungi kantor pusat Pru, baik mendatangi langsung, menelepon ataupun kontak e-mail untuk kejelasan status polis Anda. saya menduga polis Anda "lapsed" dan bila pembayaran dilakukan dengan autodebet kartu kredit, sebaiknya Anda menyelesaikan secara jelas langsung ke pihak Pru:

PT Prudential Life Assurance
Prudential Tower
Jl. Jend. Sudirman kav. 79
Jakarta 12910
INDONESIA

Telp: (62-21) 2995-8888
Faks: (62-21) 2995-8800
Customer Line: 500085
http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/
customer.idn@prudential.co.id

Toni said...

pesan dari angtaka.mosred71@*****.com

Selamat malam mas antonius, saya mau bertanya soal prudensial, tahun 2009 lalu saya ikut asuransi prudensial dengan membayar 500rb /bulan, pembayaran dilakukan selama 3 bulan akirnya sy berhenti (sudah izin berhenti dengan agen) dikarnakan kabar miring tentang asuransi prudensial, nah yang menjadi pertanyaan: Bermasalah tidak untuk ke depannya soalnya sekarang sudah tahun 2014 pihak prudensial tidak menegur saya ataupun yang lain? Mohon bantuannya.

Toni said...

polis Anda tentu saja lapsed (gugur) karena tidak membayar premi berbulan-bulan.
coba tanyakan langsung ke pihak Pru, soalnya agen Anda tampaknya kurang informatif.

Mrs. Manggo said...

Saya ikut asuransi Prudential ....Pruhospital & Surgical syariah, hampir satu tahun sejak 15 Mei 2013 dan membayar premi sebesar RP. 2500.000 untuk suami dan ibu kandung saya juga saya daftarkan, dan sampai skrng ini bulan Maret tgl. 28 - 2014 polis saya masih aktif dan belum pernah memanfaatkan polis saya, dan bgtu saya sakit radang tenggorokan atau dan asma...saya ke rumah sakit RS. Awal bros Batam, yg rekanan dgn prudential. Lalu apa sampai di sana sya di persulit untuk periksa rawat jalan dulu dan di minta keterangan Dr dokter dan harus mengeluarkan uang pribadi karena Rawat jalan tidak di cover. Dan sebelum nya Agent saya tidak menjelaskan terlebih dahulu mengenai prosedur ket. Dr dokter, dia hanya mengatakan klo saya sakit cukup kasih tunjuk kartu polis yg nominal isi nya RP. 350juta Dan setelah itu saya menghubungi Agent saya dan dia mengatakan tidak tau, tanpa membantu nasabah nya, bgmn bisa seorang kepala unit Manager di prudential mengatakan tidak tahu dan tidak di cover penyakit saya. Sedangkan di buku polis penyakit saya tercover, Agent saya mengatakan
Karena penyakit saya ringan...., sedangkan kondisi saya sedang kritis dan membutuhkan perawatan inap di rumah sakit. Yg ingin saya pertanyakan apakah uang saya bisa kembali semua nya jika saya blm sm sekali memakai kartu polis saya, karena saya ingin menutup polis saya sekian trm kasih...???

Toni said...

dear Mrs. Manggo,
bila sudah begini (menghadapi agen brengsek yang tak dapat diharapkan bantuannya), saya sarankan langsung menghubungi ke kantor pusatnya:
PT Prudential Life Assurance
Prudential Tower
Jl. Jend. Sudirman kav. 79
Jakarta 12910
INDONESIA

Telp: (62-21) 2995-8888
Faks: (62-21) 2995-8800
Customer Line: 500085
http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/
customer.idn@prudential.co.id

adukan masalah Anda, juga agen brengsek tsb, untuk langsung mendapatkan solusi yang jelas. kita berharap customer service officer di sana dapat menyelesaikan permasalahan Anda dengan baik.
pengalaman saya, CSO-nya juga sama membingungkan. pihak perusahaan menyerah kepada agen (sayang bahwa brengsek). itulah yang menyedihkan dari perusahaan ini.

munawaroh pasaribu said...

Hallo Mas Toni,


Terima kasih selalu menjawab pertanyaan dengan sabar. Semoga masih belum bosan. Saya tahun 2009 pernah ikut asuransi jiwa Prudential. Sejak 2012 saya bermasalah keuangan dan tidak membayar premi-preminya. Jikalau saya ingin surrender sekarang apakah duit saya masih bisa kembali? Saya juga ingin menanyakan apa sih yang dimaksud lapse itu? Tks

Toni said...

Munawaroh Pasaribu yth,

lapse berarti gagal bayar, seperti yang terjadi dan ditanyakan di atas (pembayaran premi tersendat/tidak lancar), akibatnya polis menjadi tidak aktif dan bahkan bisa tutup secara otomatis.

bila ingin surrender (menutup polis), ada baiknya menghubungi langsung ke kantor pusat:
PT Prudential Life Assurance
Prudential Tower
Jl. Jend. Sudirman kav. 79
Jakarta 12910
INDONESIA

Telp: (62-21) 2995-8888
Faks: (62-21) 2995-8800
Customer Line: 500085
http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/
customer.idn@prudential.co.id