sepatu butut yang pernah kupakai mengembara di hari-harimu kubawa serta di jalan patah hatiku untuk mengingatkanku pada hari-hari baik dan matahari yang suka menertawakan kebodohanmu serta semua haiku yang tersampir pada dedaunan di ranting-ranting di halaman rumahmu
warna merah jambu tak pernah kausukai jadi kupakai yang biru saja karena hatiku suka menjadi biru lebam mengingat jalan-jalan yang kita lewati dan yang tak pernah sempat kita singgahi karena impianmu jauh melampaui ujung peta dunia
sebuah jurnal gelak tawa dan kegilaan kita saat tersesat di hutan-hutan, sawah dan rimba kota akan menemani malam-malamku di bawah bintang-bintang karena dikau pernah bersabda: "semua tidak pernah benar-benar selesai untuk kita..."
@toni, 190310
Friday, March 19, 2010
jalan 1
Label: poem
Thursday, March 18, 2010
Monday, March 15, 2010
100km/jam
di atas dua roda
aku mengejarmu di perempatan
stasiun kereta melewati penjaja kelapa muda
pasar tumpah berjejer penjaja penganan
di atas empat roda
ditarik kuda berirama teratur
kucari dirimu di antara masa
yang tergesa-gesa kabur
kupacu sepedaku kencang
lewati kelokan jalan menikung
sungai, pepohonan, dan ladang
hingga pucuk-pucuk padi runduk menguning
di atas 100km/jam
aku melihat dirimu
berdiri di sana dalam diam
laksana dewi tersenyum tak jemu
@140310, toni
Label: poem
Sunday, March 14, 2010
sajak-sajak dari sebuah hutan
pilgrim
malam telah terbit
gelap membayang
bebunyian senyap bergegap
kemanakah dikau melangkah, peziarah?
kecipak aliran sungai
berbisik-bisik di sepanjang jalanmu
jalan yang menuntunmu
haruslah tetap kaupercayai
meski udara dingin berusaha menggigilkan
dan bintang-bintang berkedip membisu
dikau terus melangkah
melewati kecemasan dan risau hati
kemanakah dikau melangkah, peziarah?
bayang-bayang pepohonan dan rerumputan
menjadi taksu saat kau katakan:
"di sana rumahku menanti hangat"
@130310, toni
nyanyian pagi
kekasihku adalah nyanyian pagi
serunai dan gemerisik padi di ladang
dia datang menghampiri
dengan senyuman mengembang
udara pagi menguarkan wanginya
laksana ciuman kupu-kupu kepada kembang
kerlingan matanya menerbitkan sang surya
jejak-jejaknya tak pernah lekang
duhai kekasihku,
bila matahari telah pergi dari langitku
dingin malam membekukan letihku
kumohon dikau terus bernyanyi di hatiku
@130310, toni
bunga
kekasihku akan datang
memakai pita jingga
dan membawakan sejinjing
cinta yang kuminta
seperti penjaga merindukan fajar
aku bergegas menemuinya
kubawakan bunga-bunga nan mekar
namun dia bilang bukan itu dia minta
bunga-bunga itu dia buang
hanyut di sungai di belakang rumah
kekasihku bilang
bunga-bunga di hatiku sudah cukuplah
@130310, toni
walking home
there is always moment like this. we are missing the path. such as standing on the middle of nowhere. suddenly you can hear a small voice. the voice that urge you to follow your heart. and amazingly, you can find your way home...
no matter how hard it is.
no matter how far it is.
@130310, toni
jam
8:08:00 AM
0
komentar
Label: poems
Saturday, February 27, 2010
pemetik sitar
aku menanti
seorang gadis yang setiap senja
duduk di tepi sungai
memetik sitar
dia tak pernah berbicara
selain memainkan musik
dawai sitarnya yang bercerita
lirih bersama bisikan angin
dan kecipak sungai
seringkali ditingkah pekik camar
tentang hidupnya,
impian,
dan cintanya
senja ini ia tidak datang
menemuiku
@270210
jam
6:57:00 PM
0
komentar
Label: poem
perempuan dan sungai
di tepi sungai itu
aku menjumpaimu kembali
berdiri di dermaga
menatap perahu-perahu
yang datang dan pergi
siapakah yang kau tunggu
angin mengibarkan
rambutmu
siluet senja meremang
para penumpang
datang dan pergi
sebuah perahu terakhir merapat
engkau masih berdiri di sana
@270210
jam
6:46:00 PM
0
komentar
Label: poem
Friday, February 12, 2010
Heaven is so Real Deception by Choo Thomas
We are only going to look at a few things in this book for now.
1 John 4:1 tells us, "Beloved, believe not every spirit, but try the spirits whether they are of God: because many false prophets are gone out into the world."
If we are to take Choo Thomas's word that this book is really written by Jesus, thru her, then we can glue it to the back of our Holy Bible and make another book of our Holy Scriptures. Satan will appear as an angel of light and impersonate the real Christ Jesus to receive glory due to the real Christ Jesus
The Jesus Choo Thomas is referring to in this book is an imposter -Satan himself! Why did Jesus not have his Apostle John to write about heaven like this in the book of Revelation? Christians are now supposed to believe that God has raised Choo Thomas up as he did his own Apostle's? I guess Jesus did not accomplish everything he needed to do with them! This is dangerous and leaves a Christian open to be swayed by any false prophesy and teaching just because they say it is from God!
Choo believes this encounter is from Jesus because the spirit that spoke to her said he was Jesus -I am not President Bush or anyone else because I say I am! Satan or any demon is not Christ Jesus just because they say they are. Satan would be glad to take the Glory of this even under the name of the real Jesus! How can Choo give such a detailed description of heaven and angels? Because Satan and his demons where there and they saw first hand, heaven and the angels. Choo is taken into a hypnotic trance-like state and this enables demonic influence to communicate to her mind through images of heaven and angels as they know them to really be -since they have been there before they were kicked out! Thats how! Satan is an angel of light because he knows how to imitate the real light! Satan is a master deceiver. I know it all sounds good and people today are itching for a sign and revelation from God. Because of this itching some will fall for the most incredible deceptions. Choo herself has fallen for this great deception. I know it sounds right because she points to Jesus. Does Satan care if people point to Jesus if it is actually him behind the mask. No! He doesn't care. If anyone comes to Christ from her book -then they came to the wrong Christ. The Christ people should come to is the Christ of the Holy Bible -Not Choo Thomas's revelation from a false spirit god! This is why we are warned to "try the spirits" -how do we "try the spirits"? We line up what the spirit is saying against God's Word.
Does God's Word give an indication that even on the day of Pentecost that people were jerking and miracle dancing in some sort of ritual? No it does not! God will not imitate Satanic rituals! But Satan will try to imitate God with adding his demonic rituals in with it. This gives it a good sugar coating to entice people to believe it is of God. We can no more listen to the revelation of Choo Thomas over Joseph Smith of the Mormons. The teaching of Joseph Smith sounds good on the surface - So does the revelation of Choo Thomas! Her talent, or Satan's talent, for adding God's Holy Word to her revelation is very enticing for many Christian believers awaiting a new revelation from God.
Choo says that since 1996 that every waking hour is spent with Jesus. She says that her husband has been so understanding or their marriage would not have made it -is this God's intention according to His Word?
To take a married woman and separate her unto Himself! Show a scripture for that!
And while you would be looking for a scripture for that look up one that would allow her to overtake the platform of her church despite what the pastor would have to say about it!
Also, why did Jesus not tell her His real birthday date? Rather than telling her on Christmas eve that it was his birthday! Does not Jesus realize that Christmas eve is not his real birthday?
Why does Jesus not emphasize the resurrection day? The biggest day of the Bible!
Are aborted babies really stored naked, side by side, in a warehouse building awaiting their saved mothers to come to heaven and raise them?
This is about as hoky as it gets!
I know many will say, "who is he to come against a beautiful sister in Christ". First I am not coming against a beautiful sister in Christ - only against the false doctrine of her book! Trying (testing) the spirits to see whether they are of God (1 John 4:1) shows a clear picture that her "hypnotic trance vision journey" is far from truth. This is not anything less than a Anti-Christ Satanic spirit passing himself off as Jesus to Choo Thomas and anyone else willing to be lead astray from the truth of God's Word by this so called new revelation from an imposter Jesus. I may only be a voice crying out in the wilderness of cyber world - but so be it!
Amen and Amen!
source:
http://www.ltradio.org/
http://en.wikipedia.org/wi
jam
9:21:00 AM
0
komentar
Label: book
Saturday, January 30, 2010
kegelapan (trilogi 3)
gelap
dingin
beku
datang cahaya
hangat
cair
cintamu!
dalam gegas
derap
masa
telah
menawan
aku
celaka aku!
mahluk
gelap
dari
quark
cintamu
lebih kuat
mengubah
partikel
sel
senyawa
atom
gelap
jadi pendar
kunang-kunang!
pelangi
di langit malam
dan bintang timur
kelahiran
kembali
@tempat orang tak pernah terlelap, 300110
jam
9:09:00 PM
0
komentar
Label: poem
kegelapan (trilogi 2)
lalu gelap itu datang
dalam secangkir kopi
tanpa gula
tanpa dirimu
sekeping ada kaucampurkan
dalam ketiadaan
lalu berharap
diriku terlahir kembali
hidupkan sukmaku
yang melintang kembara
membaca dirimu
pada rak-rak buku
menyesap kesunyataan
hingga sudut-sudut galaksi
melihat taman bunga cahaya
atraksi komet, asteroid dan dentuman itu lagi
lalu hujan deras turun
pada ruang hampa galaksi
kita berteduh pada sebuah planet
sebelum pelangi menghias semestaku
selamat datang,
kata mimpiku
@warung kopi, 300110
jam
2:28:00 PM
0
komentar
Label: poem
Thursday, January 28, 2010
kegelapan (trilogi 1)
mulanya
nir
ning
hampa
gelap menyelimuti
tiada hari
tiada ruang
tiada aku
yang ada
hanya tiada
hingga kau
menyebut namaku
aku ada
karena ada dikau
dari rahim kegelapan
aku telah melihatmu
senandung bintang
dan rembulan
di lazuardi malam
@toni, 280110
Label: poem
Wednesday, January 27, 2010
bersinarlah
genangan becek
lumpur
dan tumpukan sampah
dalam hidupku
dikau datang menyentuhnya
kemilau cahaya terbersit dari sudut mata
mulut
dan hatimu
pandanganmu adalah surya
suaramu adalah lagu
dan hatimu aurora
tarian cahaya yang berpendar berwarna-warni dalam irama
aku ikut bercahaya
demikian terang
hingga sulit kukenali lagi diriku
sebelum padam
dalam ledakan supernova
kuminta padamu
: tetaplah bersinar
mks, 270110
Label: poem
Tuesday, January 19, 2010
Grundelan Romo Magniz: Tepuk tangan saat Komuni
PERKENANKAN SAYA berbagi grundelan dengan para pembaca terhormat. Malam Natal saya konselebrasi dalam misa di salah satu gereja paroki. Perhiasannya bagus, liturgi pantas, kotbah menyentuh, koor menyanyi indah, umat bersemangat.
Hanya ini: waktu komuni suci dibagikan, seorang bapak dari koor, dengan suara penyanyi profesional, menyanyi solo, sangat ekspresif. Sesudah selesai, umat penuh semangat bertepuk tangan. Pada saat komuni dibagi!
Saya amat terkejut. Kok bisa! Komuni adalah peristiwa paling sakral bagi umat katolik, bahkah ritus paling sakral dari semua agama. Pada saat itu, seluruh perhatian umat seharusnya seratus persen terpusat hanya pada satu ini: Yesus, Allah-beserta-kita yang sedang datang. Masak pada saat suci itu umat membawa diri bak penonton sinetron! (Pastor paroki kemudian menceritakan bahwa ia sudah memperingatkan umat tetapi tanpa hasil, dan bahwa pernah waktu itu mau memberikan hosti suci kepada seorang umat, dia itu bertepuk tangan dulu).
Apa umat belum pernah membaca I Korintus 11:29? Terus terang, andaikata saya yang memimpin upacara, saya akan langsung menghentikan seluruh pembagian komuni dan mengajak umat berdoa doa tobat.
Saya mengalami tepuk tangan seperti itu juga pada perayaan ekaristi lain. Suatu kesesatan penghayatan yang memalukan apabila orang tidak lagi bisa membedakan antara ibadat yang diarahkan kepada Allah dan acara hiburan!
Apakah dilupakan bahwa hormat semua pemeran dalam Ekaristi -pastor, pengkhotbah, koor, umat, dll terletak dalam pelayanan tanpa pamrih, demi kemuliaan Tuhan, yang mereka berikan? Apakah koor-koor kita lupa bahwa tugas satu-satunya mereka adalah membuka hati umat bagi Tuhan dengan keindahan lagu-lagu mereka. Tentu tepuk tangan pada akhir Misa, pada saat pastor menyatakan terima kasih adalah tepat dan sesuai.
Sebagai catatan: Lagu solo sebaiknya hanya diadakan pada akhir ibadat. Hal itu sepenuhnya juga berlaku bagi Ekaristi perkawinan. Kalau perkawinan ditempatkan dalam Ekaristi, seluruh perayaan harus berupa pujaan terhadap Allah dan bukan pemanis para mempelai. Kalau iman kita pada Ekaristi mau credible, kita harus belajar kembali menunjukkan sikap hormat terhadap Allah yang hadir.
Franz Magniz-Suseno SJ
Johar Baru, Jakarta Pusat
jam
7:08:00 PM
0
komentar
Label: surat pembaca
hujan di hatiku
kulukis dikau di atas kanvasku
dalam derai hujan duduk di tepi jalan basah kuyup
bunga-bunga rumput tertunduk basah
menetes-netes dalam genangan
yang dikau pandang berlama-lama
lelehan cat mengalir bersama air matamu
memunculkan sungai dan ombak samudra yang bergemuruh
angin badai dan topan berselimut kegelapan
menghantam menyapu dan mengempaskan
tetesan demi tetesan air hujan
kulukis dikau di atas kanvasku
dengan sebilah pisau kau tuliskan pada sebatang kayu lapuk
"semua dari air akan kembali menjadi air"
semua yang dari cinta takkan pernah sama lagi
seperti air yang mengalir di hatiku
@toni, 190110